بسم الله إلر ØÙ…Ù† الر ØÙŠÙ…
Notulensi pertemuan pada :
Hari : Kamis
Tanggal : 14 Mei 2026
Pukul : 08.30 — 10.00 WIB
Tempat : Asrama Putra (Gang Moeawwal)
Dengan susunan acara :
- Pembukaan
- Pembacaan Al-Qur'an Surah Al-Baqarah (189-190)
- Sambutan dan Materi
- Penutup
- Pembagian santunan
Sambutan
Bu Luluk
- Dari kedua anak asuh (dalam dan luar), semuanya memiliki keutamaan yang sama, yaitu sebagai anak dan murid dengan menjalankan shalat tepat waktu
- Shalat adalah penolong kita. Dengan mendekatkan diri kepada Allah, insyaa Allah semua keinginan kita akan dikabulkan oleh Allah
- Tidak semua rezeki berbentuk uang, kesehatan, kebahagiaan, juga termasuk rezeki
- Orang tua selalu bertanggung jawab dalam mengingatkan shalat, ntah saat anak masih kecil atau anak sudah dewasa
- Pengurus panti selalu ingin membantu dan mendampingi tumbuh kembang anak asuh
- Jika ada orang luar yang membutuhkan pengasuhan (yatim, piatu atau yatim piatu) bisa disampaikan kepada pengurus panti
- Seluruh bapak ibu pengasuh sepenuhnya penuh amanah, semua buah tangan donatur diatur sedemikian rupa supaya bisa dirasakan oleh seluruh anak asuh
- Semua pengasuh panti tidak mengaharapkan uang, pengurus panti dengan sukarela mengabdikan diri untuk membentuk dan membimbing seluruh anak asuh Panti Muhammadiyah agar kita menjadi anak yang baik
- Jika sudah lulus dari Panti Muhammadiyah, representasikan bahwa kita adalah anak didik Panti Muhammadiyah dengan berperilaku baik di lingkungan keluarga dan masyarakat
- Saat kita sudah dewasa, kita akan bertemu banyak karakter manusia, maka berusahalah sebaik baiknya untuk berteman dengan orang yang baik
- Jangan sampai bagi para perempuan memiliki keinginan untuk melepas hijab dan berpakaian minim di luar lingkungan rumah
- Jaga mulut kita, jangan memiliki kebiasaan untuk membicarakan keburukan orang
Bu Ana
- Shalat itu harus dibaca terjemahannya karena isinya adalah doa untuk diri kita
-Kondisi Awal dan Tantangan
1. Pemahaman PHBS (Pemahamana Hidup Bersih Sehat) masih kurang dilingkungan anak panti
2. CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) masih belum optimal
3. Kebersihan lingkungan masih belum maksimal
4. Masih ada risiko penyakit seperti diare, ISPA, maupun penyakit kulit
- Bagaimana cara menghindari penyakit kulit?
1. Tidak bergantian handuk
2. Tidak menaruh handuk di tempat tidur karena membuat handuk menjadi lembap
3. Biasakan untuk menjemur handuk di bawah sinar matahari
-Solusi Inovatif Peningkatan PHBS
1. Adanya penyuluhan interaktif seperti interaksi dua arah atau adanya demonstrasi
2. Fokus pada demonstrasi praktik secara langsung
3. Melakukan pendampingan berkala
4. Media edukatif (Poster, Buku Saku, Poster Puzzle, dan lain-lain)
-Fokus Program PHBS
1. CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun)
Dengan mengalirkan air terlebih dahulu ke kedua tangan, mengambil sabun, melakukan step cuci tangan dengan baik
- Observasi dan identifikasi.
1. Ada salah satu anak panti yang mengalami Scabies. Sehingga penguris panti sudah berupaya secara preventif dan kuratif. Anak tersebut membawa infeksi dari pondok sebelumnya, sehingga pengurus panti memiliki kewajiban untuk membuat tindakan lebih lanjut
- Hasil dan dampak
1. Pengetahuan PHBS selalu berulang dan sengaja diulang untuk meningkatkan kesehatan kita. Bukan hanya sebagai penyuluhan dan motivasi, hal tersebut bertujuan untuk mengubah mindset kita mengenai kebersihan
2. Biasakan untuk mandi sebelum shalat Subuh jamaah, atau minimal sikat gigi
3. Biasakan begitu bangun dari tidur, lipat dan bersihkan tempat tidur, kemudian segera menuju ke kamar mandi untuk mandi ataupun cuci muka sikat gigi
- Dalam sunah nabi, anak yang tidak mendengarkan saat diingatkan Shalat, maka anak tersebut boleh dipukul. Namun, pengurus panti tidak pernah melakukan hal tersebut, murni hanya mengingatkan secara berkala
- Kita harus mengubah perilaku dan pola hidup kita. Jangan mencontoh hal buruk, biasakan untuk menerapkan hal baik dalam hidup kita
- Lingkungan asrama panti menjadi lebih sehat dan nyaman dengan terbukanya pemahaman anak asuh mengenai PHBS
- Edukasi dan Monitoring selalu dilaksanakan meskipun tanpa ada Kesesmen. Secara berkesinambungan pengasib selalu melaksanakan monitoring
- 100% dukungan melalui pihak pengurus selalu ada, seperti sarana dan prasarana kebersihan di lingkungan Panti Muhammadiyah
- Marilah kita selalu mendukung tindakan (implementasi) di lingkungan Panti Muhammadiyah untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain
Pak Ferry
- Praktik PHBS perlu diperhatikan lebih lanjut, karena setiap orang memiliki kewajiban untuk menjaga pola hidup bersih sehat. Dengan menjaga pola hidup, maka kesehatan akan terjaga dan tidak mengganggu aktivitas sehari hari
- Saat sedang santai, santri dalam harus mampu mendengarkan pengurus dengan baik, dalam hal shalat, piket, dan aktivitas lainnya. Sebaliknya, santri luar harus mampu mendengarkan orang tuanya dan selalu melaksanakan shalat dan menjaga kebersihan rumah
- Lakukan kegiatan yang produktif dalam libur panjang ini
- Tetap biasakan diri untuk bangun pagi, melakukan shalat subuh. Jangan menjadi hari libur sebagai alasan untuk bangun siang
- Jangan lupa untuk selalu mencatat materi dari bapak ibu pengurus supaya dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari hari
Tambahan dari bu Lilien :
Saat liburan panjang bulan Juni, diharapkan santri luar tidak hanya mengikuti santunan saja namun juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan seperti berbagai pelatihan, outbond, dan kegiatan lain baik secara indoor maupun outdoor
Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Pak Mudzakkir, penutup, pembagian santunan, dan foto bersama
Demikian notulensi yang bisa saya sampaikan pada pertemuan bulan Mei 2026. Atas kurang lebihnya saya ucapkan mohon maaf sebesar besarnya.
Terima Kasih
وإسلام عليكم ورØÙ…Ø© الله وبر كا ته
![]() |
| Muhammadiyah Children Center Lawang |
![]() |
| Muhammadiyah Children Center Lawang |


0 Komentar